Warta

Sekda Kaltim Sri Wahyuni Dorong Penguatan Data Jelang Visitasi ADLGA 2025

KLIKSAMARINDA – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Sekda Kaltim) Sri Wahyuni menegaskan pentingnya memperkaya data sebelum melangkah lebih jauh ke arah digitalisasi pemerintahan. Hal ini disampaikannya dalam Briefing Persiapan Visitasi Tim Penilai ASKOMPSI Digital Leadership Government Award (ADLGA) 2025, yang berlangsung Rabu, 22 Oktober 2025.

Dengan persiapan matang dan kolaborasi lintas sektor, Pemprov Kaltim optimistis dapat tampil maksimal dalam penilaian ADLGA 2025.

Sri Wahyuni menegaskan, langkah ini bukan sekadar persiapan kompetisi, tetapi bentuk komitmen nyata untuk mewujudkan pemerintahan digital berbasis kepemimpinan dan data di Kaltim.

“Sebelum bicara digitalisasi, kita harus memperkaya data dulu. Saya mengapresiasi persiapan yang sudah dilakukan. Tugas saya tinggal meramu menjadi satu narasi utuh,” ujar Sri Wahyuni, dikutip dari keterangan tertulis Diskominfo Kaltim.

Sekda juga menekankan bahwa seluruh Perangkat Daerah (PD) di Kaltim perlu memperkuat layanan digital sebagai bagian dari transformasi pemerintahan modern.

Sri Wahyuni menegaskan kesiapan Pemprov Kaltim menyambut visitasi tim penilai ADLGA 2025, yang akan berlangsung pada 19 November 2025 di Surabaya.

Dalam kesempatan itu, ia berencana menampilkan sederet inovasi digital lintas perangkat daerah yang telah terbukti efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ajang ADLGA menjadi momentum penting bagi Kaltim untuk menunjukkan komitmennya sebagai daerah pelopor kepemimpinan digital di Indonesia,” kata Sri Wahyuni.

Sejumlah perangkat daerah akan mendampingi Sekda saat visitasi, di antaranya Bapenda, BKD, RSJD Atma Husada Mahakam, BPKAD, dan BPSDM.

Persiapan ini juga melibatkan berbagai biro dan dinas terkait yang menyusun materi pemaparan secara kolaboratif.

Kepala Biro Organisasi Setdaprov Kaltim, Iwan Setiawan menjelaskan, materi pemaparan tengah disusun agar siap disampaikan secara komprehensif.

“Beberapa PD sudah menyampaikan bahan. Hari ini kami menegaskan hal-hal yang perlu ditekankan dalam pemaparan Sekda,” ujarnya.

Dari Diskominfo Kaltim, Plt Kabid Aptika Fery menuturkan bahwa materi presentasi disusun berdasarkan data dari tiap PD dan berfokus pada kepemimpinan digital Sekda Sri Wahyuni.

“Inisiasi Sekda menjadi kunci lahirnya sistem digital di perangkat daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kabid TIK Bambang Kukilo Argo Suryo menambahkan bahwa narasi yang disusun harus mengaitkan masalah di lapangan dengan dampak nyata digitalisasi bagi masyarakat. “Gali persoalan, gabungkan solusi, dan gerakkan. Gaspol!” tegasnya.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, seperti Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal, Kepala Biro PBJ Buyung Dodi Gunawan, Kepala BPSDM Nina Dewi, serta Direktur RSJD Atma Husada Mahakam dr. Indah Puspitasari. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *